Monday, February 11, 2013

Cemburu



"aku takut ada bencana lagi"
"bencana pengusik hati"
"antara marah dengan cinta"
"seakan menggoyahkan tubuh, didalam terumbu"
"Itulah cemburu"

Pernahkah anda merasakan apa itu cemburu? bagaimana rasanya? sebel, marah, atau ngambek. :) Cemburu sebenarnya mempunyai makna iri hati kecil, dan juga banyak makna-makna lainnya seperti takut kehilangannya saat ia dengan yang lain, curiga dll. Cemburu adalah iri hati kecil, karena cemburu itu datang saat melihat si dia lebih memperhatikan yang lain daripada diri kita atau diartikan sebagai curiga jika si dia dengan yang lain. :)

Cemburu adalah hal yang lumrah, terjadi kepada para pecinta, tidak terkecuali seorang nabi pun juga cemburu, istri nabi bahkan Allah swt bisa cemburu, namun cemburunya manusia dengan cemburunya Allah sangat jauh berbeda, jika ingin tahu sedikit perbedaannya, cemburu Allah dan cemburu manusia mari dibahas bersama-sama.
Cemburu Manusia, manusia cemburu karena manusia belum mengetahui kepastiannya, prasangka selalu ada ketika cemburu, curiga selalu ada, dan beribu-ribu pertanyaan selalu diungkapkan untuk mengetahui kejelasannya. Tidak lega dengan jawaban, cemburu bisa mendatangkan amarah, amarah yang tak terkendali bisa berbahaya, lebih bahaya dari ular berbisa, namun untuk mencegahnya sangat mudah, hanya dengan pembuktian dan kebenaran cinta, cemburu akan padam baranya. :)

Cemburu Allah, Allah cemburu ketika hamba-Nya yang taat dan selalu ingat kepada-Nya tiba-tiba lalai enggan beribadah karena ada pihak ketiga, disitulah Allah cemburu, cemburu Allah karena cinta, berbeda dengan marahnya Allah. Jika Allah cemburu, Allah akan memberikan sebuah cobaan kepada hamba-Nya yang lalai agar hamba-Nya dapat mengingat-Nya kembali, sedangkan marah Allah adalah sebuah azab kepada hamba-Nya karena enggan mau mengikuti atau kembali dijalan Allah Itulah perbedaan cemburu Allah dan amarah Allah, namun Allah selalu mendahulukan kasih sayang-Nya daripada amarah-Nya, oleh karena itu, kita jangan pernah menduakan Allah, jangan pernah cinta kita kepada yang lain lebih besar daripada cinta kita kepada Allah, oleh sebab itu, cintailah yang lain karena Allah, sebab dengan mencintai yang lain karena Allah itu sama halnya dengan mencintai Allah, jika mencintai Allah, pasti perintah-perintah Allah selalu tak terabaikan oleh hamba-Nya. :)

Itulah sedikit perbedaan cemburu manusia dan cemburu Allah, boleh cemburu, asal tak boleh marah, harus melakukan pendekatan komunikasi, dan tentunya berbicara dengan lembut, menguatkan kepercayaan dan tidak lupa utamakan kejujuran dan kesabaran, insyaAllah, hubungan akan langgeng, damai, bahagia dan sentosa alias setia, hingga berjumpa dengan Sang Maha Cinta. Amiin :)

No comments:

Post a Comment